About Me

Bismillahirrohmanirrohiim.
1 Muharram,
sebuah tanggal yang bisa saya katakan sebuah tanggal yang istimewa,
Bukan hanya sebatas itu pertanda kalendar hijriyah harus diganti,tapi ada yang lain yang begitu istimewa.
01 Muharram 1413 - 01 Muharram 1433 H

Catatan kontemplasi dan napak tilas tahun ini tidak jauh-jauh dari satu hal yang memang menjadi amanah terbesar saya.
KULIAH!

Ya,sekarang sudah semester 7. Ujian Tengah Semester (UTS) pun sudah dilewati dua minggu. Masih ada 1 bulan lebih untuk kuliah teori di semester terakhir ini (aamiin) sebelum berjuang di Ujian Akhir Semester (UAS).


Sembari itu juga laporan Kerja Praktek (KP) juga berteriak untuk diperhatikan. Tahap terakhir dan harus diselesaikan sebagai persyaratan administratif memulai Tugas Akhir (TA) a.k.a Skripsi.

*eh malah bahas itu. =))


Masih ada amanah lainnya. Di dua tempat yang masih butuh kerja keras dan pemikiran ekstra.

Alhamdulillaah karena dua amanah itu terkait dengan dunia akademik,jadi relatif lebih mudah.


Lalu,masih ada amanah di sini. Di tempat kutinggali selama tiga tahun lebih ini. Berbagi dan belajar menjadi seorang ayah di sini.


Jadi teringat ceramah seorang senior ba'da Maghrib tadi.
Momentum tahun baru hijriyah ini tidak tepat untuk bersenang-senang merayakannya.
Justru sebagai mahasiswa kita harus banyak merenung dan berkontemplasi.
1. Perbaharui niat
-> ini terkait dengan apa yang sedang kita jalani di daerah perantauan ini. apakah kita sudah belajar/menuntut ilmu dengan serius?
koreksilah usaha yang telah kita lakukan selama ini?

2. Ingat kedua orangtua
-> INgat perjuangan kedua orangtua kita.
apakah sulit untuk membahagiakan kedua orangtua kita?
berikan kado dan balasan yang impas atas usaha dan jerih payah mereka dengan prestasi yang membanggakan. minimal lulus dengan predikat CUMLAUDE.

3. Evaluasi ibadah kita
-> Seberapa dekat kita dengan ALLOH Ta'ala merupakan indikator bagaimana kita bisa mewujudkan kesuksesan kita.


3 nasehat yang sangat berharga
Dan lumayan menaikkan semangat yang sempat jatuh di perjalanan pulang dari Kediri tadi malam. Malam yang sungguh sangat galau di saat yang lain nonton film. *eehhh



Begitu banyak yang telah engkau lewati,masihkah terbersit keinginan untuk mundur?
Begitu banyak nikmat yang telah engkau dapati,masihkah terbersit fikiran untuk menganulir itu semua hanya karena cobaan yang tidak seberapa besar itu?
Begitu banyak yang bisa engkau syukuri, masihkah terbersit rasa kufur karena kekurangan yang engkau punya?


sudah beranjak di level 2 kehidupan.
sudah tidak pantas lagi bersikap seperti anak belasan tahun.
apalagi sudah di ambang kelulusan jenjang sarjana.

Semangat,semangat!
Terus melangkah meski umur mencemoohmu,
meski badai menghadangmu.


~mendadak gak konsen dengan inti tulisan ini~

segitu dulu saja lah.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...